Perayaan Natal 2008 berlangsung sederhana kemarin di GPIA Bali, Minggu tanggal 21 Desember 2008. Tema perayaan Natal tahun ini di GPIA Bali adalah "DALAM TUHAN YESUS KEKUATAN DAN HARAPANKU" ( diilhami oleh KELUARAN 15 : 2 - 3 )
Pada Natal perayaan tahun ini yang dimulai pukul 18.00 WITA, Firman Tuhan diberitakan oleh Ibu Esther Lien Gabriel, yang bertemakan "YESUS TELAH DATANG UNTUK MEMBERI TERANG DALAM HATI DAN HIDUP KITA" ( YOHANES 1 : 1 - 5 ).
Bahan renungan yang lain juga dapat anda baca dalam :
Yohanes 3 : 16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Yohanes 1 : 12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya ;
Yesaya 60 : 1 Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan Tuhan terbit atasmu
Yesaya 60 : 2 Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumu, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang Tuhan terbit atasmu, dan kemuliaan_nya menjadi nyata atasmu.
Yohanes 8 : 12 Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya : "Akulah terang dunia, barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup."
Yohanes 12 : 36 Percayalah kepada terang itu, selama terang itu ada padamu, supaya kamu menjadi anak-anak terang.
1 Yohanes 1 : 6 Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran.
1 Yohanes 1 : 7 Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari segala dosa.
Efesus 2 : 13 tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh", sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus.
Efesus 2 : 14 Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan, ...
Acara Natal di GPIA Bali kemudian diakhiri oleh "Perjamuan Kasih", yang berupa acara makan bersama sebagai ungkapan rasa syukur.
Kiranya perayaan NATAL tahun 2008 ini membawa kasih sukacita dan damai sejahtera bagi kita semua.